Artikel ini bagian dari seri Belajar Python Level Basic di hanifmu.com. Sebelumnya kita sudah berhasil menjalankan kode Python pertama. Sekarang saatnya menyimpan nilai di dalam program.
Program yang berguna hampir selalu butuh menyimpan data: nama pengguna, harga barang, jumlah klik. Tempat menyimpannya adalah variabel. Artikel ini membahas cara membuat variabel dan aturan penamaannya.
Apa itu Variabel?
Variabel adalah nama yang menunjuk ke sebuah nilai. Anggap saja seperti kotak berlabel: labelnya nama variabel, isinya nilai. Saat kamu memanggil labelnya, kamu mendapat isinya.
Di Python, membuat variabel sangat sederhana. Cukup tulis nama, tanda =, lalu nilainya:
nama = "Budi"
umur = 25
tinggi = 170.5
Tiga baris di atas membuat tiga variabel. Baris nama = "Budi" berarti “simpan nilai "Budi" ke dalam variabel bernama nama”.
Tanda = di sini bukan berarti “sama dengan” seperti di matematika. Ini operator assignment, yang artinya “masukkan nilai di kanan ke variabel di kiri”.
Menggunakan Variabel
Setelah dibuat, variabel bisa dipakai di mana saja dalam kode:
nama = "Budi"
umur = 25
print(nama)
print(umur)
print(f"Halo, {nama}! Umur kamu {umur} tahun.")
Outputnya:
Budi
25
Halo, Budi! Umur kamu 25 tahun.
Python membaca nilai dari variabel saat baris itu dijalankan. Kalau nilainya berubah, hasilnya juga ikut berubah.
Reassignment: Mengubah Isi Variabel
Isi variabel bisa diganti kapan saja. Cukup beri nilai baru dengan nama yang sama:
skor = 10
print(skor) # 10
skor = 20
print(skor) # 20
Python akan membuang nilai lama dan memakai nilai baru. Tidak ada peringatan, tidak ada error. Variabel yang isinya sudah diganti akan memakai nilai terbaru.
Kamu juga bisa memakai nilai lama untuk menghitung nilai baru:
skor = 10
skor = skor + 5
print(skor) # 15
Baris skor = skor + 5 berarti “ambil nilai skor sekarang (10), tambah 5, lalu simpan kembali ke skor”.
Aturan Penamaan Variabel
Python punya aturan yang harus diikuti saat memberi nama variabel.
Aturan Wajib
Kalau dilanggar, program akan error:
- Hanya boleh huruf, angka, dan garis bawah (
_) —nama,umur2,total_hargaboleh.total-harga,nama kamu,2umurtidak boleh. - Tidak boleh diawali angka —
2umursalah,umur2benar. - Tidak boleh memakai reserved keyword — kata seperti
if,for,classpunya arti khusus di Python. - Bersifat case-sensitive —
nama,Nama, danNAMAadalah tiga variabel berbeda.
Konvensi Penamaan (snake_case)
Selain aturan wajib, ada konvensi gaya yang dianjurkan. Untuk variabel dan function, Python memakai snake_case: huruf kecil semua, kata dipisah garis bawah.
# Dianjurkan — snake_case
nama_lengkap = "Budi Santoso"
total_harga = 50000
jumlah_item = 3
# Boleh secara teknis, tapi tidak dianjurkan
namaLengkap = "Budi Santoso" # camelCase, gaya bahasa lain
TotalHarga = 50000 # PascalCase, biasanya untuk class
Konvensi ini tertulis dalam PEP 8, panduan gaya resmi Python. Mengikutinya membuat kode kamu konsisten dengan kode orang lain.
Reserved Keywords
Python punya kata-kata yang sudah dipesan dan tidak boleh dipakai sebagai nama variabel. Ini daftarnya:
False | None | True | and |
as | assert | async | await |
break | class | continue | def |
del | elif | else | except |
finally | for | from | global |
if | import | in | is |
lambda | nonlocal | not | or |
pass | raise | return | try |
while | with | yield |
Kalau kamu memakai salah satunya sebagai nama variabel, Python langsung memberi syntax error:
# Salah — if adalah keyword
if = 5
# SyntaxError: invalid syntax
Kamu bisa mengecek daftar keyword lewat kode:
import keyword
print(keyword.kwlist)
Tips Memberi Nama yang Baik
Nama variabel yang baik membuat kode bisa dibaca tanpa komentar.
- Pakai nama yang menjelaskan isi —
umurlebih baik daripadauataux - Hindari singkatan yang tidak jelas —
total_hargalebih baik daripadath - Gunakan huruf kecil semua — sesuai konvensi snake_case
- Hindari nama yang mirip —
data1dandata2mudah tertukar - Jangan pakai nama built-in — hindari
list,str,printsebagai nama variabel
# Kurang jelas
a = 50000
b = 3
# Lebih jelas
harga_satuan = 50000
jumlah_beli = 3
Kesalahan Umum Pemula
Beberapa hal yang sering bikin pemula bingung:
- Lupa tanda kutip pada teks —
nama = Budidianggap variabel, bukan teks. Yang benarnama = "Budi". - Memakai variabel sebelum dibuat —
print(skor)sebelumskor = 10akan errorNameError. - Salah huruf besar-kecil —
Namadannamadianggap beda. - Memakai tanda hubung —
total-hargasalah, gunakantotal_harga. - Memakai keyword —
class = "A"error, ganti jadikelas = "A".
Ringkasan
- Variabel adalah nama untuk menyimpan nilai, dibuat dengan
nama = nilai - Tanda
=adalah assignment, bukan perbandingan - Isi variabel bisa diganti kapan saja (reassignment)
- Nama variabel hanya boleh huruf, angka, dan
_, tidak boleh diawali angka - Python memakai konvensi snake_case untuk variabel
- Reserved keyword seperti
if,for,classtidak boleh dipakai sebagai nama - Pilih nama yang jelas dan menjelaskan isi variabel
Langkah Selanjutnya
Sekarang kamu bisa menyimpan nilai di variabel. Tapi nilai punya jenis yang berbeda-beda: angka, teks, dan benar/salah. Memahami perbedaan ini penting sebelum melangkah lebih jauh.
Artikel selanjutnya membahas Tipe Data Dasar di Python, mulai dari int, float, str, sampai bool.
